JEMBER – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) meloloskan 8 mahasiswa terbaiknya untuk ikut bertolak ke mancanegara.Seremoni pelepasan delegasi internasional ini berlangsung khidmat di Ruang Rapat Utama FTIK pada Senin (12/05/2026). FTIK PAI (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember resmi melepas 54 mahasiswa terpilih untuk memikul misi global dalam program Asistensi Mengajar (Asjar) Luar Negeri Semester Genap 2025/2026.
Misi Pendidikan di Thailand dan Malaysia
Para pendidik muda dari berbagai prodi (PAI, TBI, Tadris IPA/IPS, PGMI, PIAUD, PBA, serta Tadris Matematika/Biologi) ini akan tersebar di dua negara Asia Tenggara:
- 49 Mahasiswa bertolak ke Thailand, bermitra dengan Santivit Technological College di Songkhla.
- 5 Mahasiswa bertugas di Malaysia, ditempatkan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu/Kuala Lumpur (SIKL) serta berkolaborasi dengan PCI NU Kuala Lumpur.
Koordinator PAI, Dr. Hj. Fathiyaturrahmah, S.Ag., M.Ag., turut hadir langsung mengawal dan melepas para mahasiswa. Kehadirannya menegaskan dukungan penuh prodi terhadap internasionalisasi kompetensi mengajar mahasiswa.
Dosen Pendamping Lapangan, As'ari, M.Pd.I., MA., menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus untuk memberi pengalaman global, menguji kompetensi mengajar di lingkungan baru, serta mempererat hubungan budaya antarnegara.
Pesan Dekan: Jaga Integritas Duta Bangsa
Dekan FTIK UIN KHAS Jember, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., menitipkan pesan mendalam agar para peserta tidak sekadar menjadi praktikan, tetapi juga menjadi agen perubahan.
"Kalian membawa nama besar UIN KHAS Jember dan identitas bangsa Indonesia. Serap ilmu sistem pendidikan luar negeri sebanyak-banyaknya, namun tetap jaga kesantunan dan karakter pendidik muslim yang moderat," tegas Dr. Abdul Mu’is. Beliau berharap sepulangnya dari luar negeri, mahasiswa membawa perspektif baru yang inklusif dan progresif.
Langkah strategis ini semakin mengukuhkan posisi FTIK UIN KHAS Jember dalam mempercepat internasionalisasi kampus menuju pusat unggulan pendidikan Islam di Asia Tenggara.